Jumat, 10 Juli 2009

PROBIOTIK


Pengertian probiotik secara umum adalah suatu bahan feed suplement yang berupa jasad hidup mikrobial yang mempunyai pengaruh menguntungkan bagi ternak induk semangnya (host) dengan meningkatkan keseimbangan mikrobial pada saluran pencernaan ternak tsb.

Seperti diketahui bahwa di dalam saluran pencernaan ternak yaitu di bagian lambung dan usus terdapat berjenis-jenis mikrobia. Mikrobia yang terdapat di dalam pencernaan tersebut dibedakan dalam 2 tipe. Tipe yang pertama adalah mikrobia yang bersifat menguntungkan ternak selama proses pencernaan berlangsung sehingga dikenal sebagai benefical species dan tipe kedua adalah tipe yang bersifat patogen, yaitu yang dapat menimbulkansejumlah penyakit pada ternak. Pada keadaan normal yaitu pada kondisi kesehatan ternak dalam keadaan baik, kedua tipe mikrobia tersebut berada dalam keadaan seimbang. Sejumlah interaksi simbiosis dan kompetisi terjadi di antara kedua tipe mikrobia tersebut. Keadaan seimbang tersebut tidak selamanya tetap, misalnya pada saat ternak mengalami stress, akan menyebabkan perubahan keseimbangan yang lebih mendukung ke arah mikrobial patogenik dominan dan menyebabkan turunnya performance ternak, gangguan pencernaan, dan pada keadaan yang parah dapat menyebabkan kematian. Penggunaan probiotik dalam pakan akan membantu mencegah serangan mikrobia patogen selama ternak mengalami stress.

Peranan Probiotik pada Ternak

Banyak hasil penelitian yang menunjukkan kelebihan probiotik sebagai feed suplement pada pakan ternak. Probiotik yang terdapat pada saluran pencernaan dapat menetralisir toksin yang dihasilkan oleh mikrobia patogen, menghambat pertumbuhan mikrobial patogen dengan mencegah kolonisasi di dinding usus, mempengaruhi aktivitas enzim di dalam usus, dan meningkatkan pertumbuhan serta performans ternak.Pada ternak ruminansia pengaruh probiotik secara umum adalah meningkatkan kecernaan bahan kering pakan, khususnya fraksi serat kasar. Pada sapi muda, probiotik akan menaikkan pertambahan berat badan dan konsumsi pakan. Pada sapi perah akan meningkatkan produksi susu dan lemak susu dan pada sapi pedaging akan meningkatkan efisiensi penggunaan pakan dan pertambahan berat hidup.

Probiotik yang diberikan dalam pakan sebagai feed suplement ternyata memiliki kemampuan dalam meningkatkan kesehatan dan produktivitas ternak. Pada keadaan ternak mengalami stress seperti laktasi, kebuntingan, kelahiran, transportasi, penyapihan, perubahan pakan dan cuaca, penggunaan probiotik sangat dianjurkan. Stress sebagai akibat dari sejumlah perubahan kondisi lingkungan fisik maupun emosi seperti tersebut di atas menyebabkan sekresi hormon-hormon adenotropik oleh kelenjar pituary sehingga menstimuluir adrenal korteks untuk mensintesa kortikoid. Hal tersebut mempengaruhi fisiologis tubuh ternak termasuk produksi getah lambung di mana akan menaikkan keasaman lambung. Keadaan asam lambung tersebut akan menyebabkan peningkatan serangan penyakit oleh mikrobia patogenik. Penggunaan probiotik dalam kondisi ini memberikan hasil yang efektif, karena akan menetralisisr serangan mikrobia patogen.

Bentuk Probiotik dan Cara Penggunaannya.

Bentuk probiotik bermacam-macam. Probiotik yang berbentuk pasta atau kapsul memungkinkan pemberian pada ternak secara langsung melalui mulut. Produk dalam bentuk mudah larut (soluble powder) digunakan dengan melarutkan dalam minuman ternak, dipercikkan pada jerami padi atau dicampur kedalam susu buatan/pengganti (milk replacer) pada ternak muda (pedet), demikian pula yang berbentuk cair. Dalam bentuk tepung atau granula, probiotik digunakan sebagai bahan tambahan paling akhir dalam pembuatan ransum (final ration), maupun sebagai campuran dalam pembuatan pelet.

Penggunaan probiotik sebagai salah satu produk bioteknologi di bidang peternakan sekarang ini merupakan suatu harapan dalam menghasilkan pakan yang berkualitas dan meningkatkan kesehatan serta performans ternak. Sehingga penggunaan probiotik ini secara langsung akan menghasilkan produk ternakseperti daging, susu dan telur yang berkualitas serta dalam jumlah yang meningkat. (DARI BERBAGAI SUMBER)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar